get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemlu Siaga Buka Hotline Darurat WNI, Buntut Iran Diserang AS-Israel

Nasib Netanyahu di Ujung Tanduk, Partai Koalisi Israel Akan Bubarkan Parlemen

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20 WIB
header img
Koalisi pemerintahan Israel mengajukan pembubaran parlemen Knesset yang membuka jalan bagi digelarnya pemilu dini. (Foto: AP)

TEL AVIV, iNewsSerpong.id - Krisis politik kembali mengguncang Israel. Koalisi pemerintahan mengajukan rancangan undang-undang (RUU) pembubaran parlemen atau Knesset.

Hal tersebut berpotensi membuka jalan menuju pemilu dini dan mengancam posisi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

RUU tersebut diajukan pada Rabu (13/5/2026) malam waktu setempat di tengah retaknya hubungan partai-partai pendukung Netanyahu.

Gelar Pemilu Lebih Cepat

Jika disetujui, Israel kemungkinan harus menggelar pemilu lebih cepat dari jadwal yang semula direncanakan pada Oktober mendatang.

Kericuhan di tubuh koalisi dipicu persoalan wajib militer bagi komunitas Yahudi ultra-ortodoks atau Haredi.

Kelompok tersebut marah karena pemerintah gagal meloloskan aturan yang membebaskan mahasiswa yeshiva dari kewajiban militer.

Stasiun televisi pemerintah KAN melaporkan, Ketua Koalisi Ofir Katz bersama para pemimpin partai koalisi resmi mengajukan RUU pembubaran Knesset ke-25.

Dalam draft RUU disebutkan, jadwal pemilu akan diputuskan melalui pembahasan di komite parlemen.

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut