Puluhan Juta Perempuan Prasejahtera Kini Lebih Berdaya
JAKARTA, iNewsSerpong.id - Hingga saat ini, program Mekaar telah melayani 23,3 juta nasabah di seluruh Indonesia, yang mayoritas merupakan perempuan prasejahtera sekaligus tulang punggung ekonomi keluarga.
Melalui kombinasi modal usaha dan pendampingan, inisiatif ini berkomitmen menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan keuangan formal.
Dampak nyata dari program ini terlihat dari kajian independen INDEKSTAT pada tahun lalu, yang mencatat kenaikan pendapatan bersih nasabah dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan.
Selain itu, kemampuan pengembangan usaha mereka juga meningkat hampir 29 persen. Hal ini membuktikan bahwa akses keuangan yang tepat sasaran mampu memperkuat kapasitas usaha ultra mikro atau umkm untuk bertahan dan berkembang.
Direktur Utama lembaga pemberdayaan ini, Kindaris, menegaskan bahwa misi utama mereka adalah meningkatkan kualitas hidup nasabah dan keluarganya.
Pihaknya hadir sebagai sahabat yang mendampingi kelompok unbankable agar bisa lebih mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik. Saat ini, layanan lapangan didukung oleh lebih dari 43 ribu Account Officer yang mendampingi nasabah secara langsung di 36 provinsi melalui 4.000 unit layanan Mekaar.
Ke depan, melalui semangat membina ekonomi keluarga sejahtera dan gerakan pemberdayaan, program ini berkomitmen untuk terus memperluas jangkauannya. Upaya konsisten akan terus dilakukan demi mendampingi jutaan perempuan prasejahtera agar mampu naik kelas, membangun usaha yang lebih kuat, serta mewujudkan masa depan yang lebih berdaya.
Langkah ini juga menjadi kelanjutan dari inisiatif tahun lalu demi memperluas dampak positif dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang.
Melalui tagar PNMuntukUMKM dan PNMPemberdayaanUMKM, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam mendukung sektor usaha mikro di Indonesia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar