Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imbas Perang Timur Tengah, Prabowo Akan Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR
Advertisement . Scroll to see content

Indeks Kebahagiaan Keluarga Tangerang Rendah, Pemerintah Harus Cari Solusi

Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB
  • author Elva Setyaningsih
Indeks Kebahagiaan Keluarga Tangerang Rendah, Pemerintah Harus Cari Solusi
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat membuka Sosialisasi Hasil Evaluasi iBangga Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id – Pembangunan keluarga di Kabupaten Tangerang masih menghadapi tantangan, terutama pada aspek kebahagiaan.

Hasil evaluasi Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) 2025 menunjukkan dimensi kebahagiaan hanya mencapai 49,8 persen.

Capaian tersebut menjadi yang terendah dibandingkan dua dimensi lainnya. Secara keseluruhan, iBangga Kabupaten Tangerang berada di angka 62,2 persen dan masuk kategori berkembang.

Program Pembangunan Keluarga

Sementara dimensi ketenteraman mencapai 74,6 persen dan kemandirian 62,2 persen.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan hasil evaluasi tersebut harus menjadi bahan perbaikan kebijakan dan program pembangunan keluarga.

"iBangga jangan hanya kita lihat sebagai angka atau indikator kinerja. Di balik setiap angka itu ada keluarga, ada orang tua, ada anak-anak dan ada masyarakat yang menjadi bagian penting dari masa depan Kabupaten Tangerang," kata Intan saat membuka Sosialisasi Hasil Evaluasi iBangga Kabupaten Tangerang, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, kualitas kehidupan keluarga merupakan bagian penting dalam menentukan kualitas masyarakat. Karena itu, pembangunan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan pelayanan publik.

Perkuat Pendampingan Masyarakat

Kepala DPPKB Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis mengatakan data iBangga perlu dikaji lebih mendalam sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.

"Dengan capaian dimensi kebahagiaan yang masih di bawah 50 persen, evaluasi iBangga menjadi salah satu pijakan bagi kami untuk melihat kembali pembangunan keluarga dari sisi kualitas kehidupan masyarakat," ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid berharap hasil evaluasi tersebut dapat diteruskan hingga tingkat kecamatan dan keluarga untuk memperkuat pendampingan masyarakat. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut