Rekannya Chika menambahkan apa yang dirasakannya sama seperti yang dikatakan Silva. Namun Chika menambahkan ketersediaan infrastruktur pendukung seperti tangga jalan masih kurang memadai. Sehingga harus menaiki dengan tangga biasanya.
Sesampainya di jalur atas suasana panas pun cukup terasa, terlebih jika situasinya disore hari, selain tidaknya pendingin ruangan, di lantai tersebut juga menjadi tempat buangan angin AC yang panas.
"Seperti tangganya juga kurang banyak ya, terus jadinya terus juga orang numpuk," sambung Chika.
Penumpang lain bersana Gardis kebetulan sedang menjajal rute terbaru KRL yang ada saat ini, sebelum melakukan aktivitas normalnya besok hari. Gardis sendiri berkantor di daerah Sudirman yang tiap hari mengakses KRL.
"Sebenarnya karena ini hari peralihan, menurut saya sedikit menyusahkan karena semua numpuk di Manggarai, terus untuk direction (arah) juga belum jelas, jadi kita tidak tahu harus kemana," tutupnya. (*)
Editor : A.R Bacho