Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : China Dominasi Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Tangerang
Advertisement . Scroll to see content

Warga Negara Asing Boleh Miliki e-KTP, Paling Banyak Dari Korea Selatan

Rabu, 01 Juni 2022 | 07:24 WIB
  • author Muhammad Farhan
Warga Negara Asing Boleh Miliki e-KTP, Paling Banyak Dari Korea Selatan
WNA boleh memiliki e-KTP. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Warga Negara Asing (WNA) boleh memiliki e-KTP. Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun tentang Administrasi Penduduk. 

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mennyebut negara-negara yang WNA-nya paling banyak memiliki e-KTP dari 10 negara. Adapun negara tersebut yakni Korea Selatan, Jepang, Australia, Belanda, Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, India dan Malaysia. 

"Ada 10 negara yang warganya paling banyak punya e-KTP yakni WNA asal Korsel yang jumlahnya 1.227 orang. WNA asal Jepang 1.057, Australia 1.006, Belanda 961, Tiongkok (China) 909, AS sebanyak 890, Inggris 764, India 627, Jerman 611 dan Malaysia 581. Sisanya dari berbagai negara lain," kata Zudan dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

Zudan juga membantah isu WNA tenaga kerja asing (TKA) China dibuatkan KTP WNI dengan nama palsu untuk agenda Pemilu 2024. Menurut dia, setiap WNA yang memiliki kartu izin tinggal tetap (KITAP) diberikan e-KTP.

"Jadi syaratnya sangat ketat, harus punya KITAP yang diterbitkan oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM baru diterbitkan KTP-el oleh Dinas Dukcapil," kata dia.

Menurut Zudan, sejumlah WNA saat ini sedang mengurus e-KTP. WNA yang mengurus KTP-el tersebut berkisar 13.056 orang. 

"Saya sebagai penanggung jawab akhir pelayanan Adminduk melihat dalam database Dukcapil Kemendagri saat ini jumlahnya tidak sampai jutaan," katanya. (*)

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut