Lulusannya Dijamin Langsung Kerja! 14 Sekolah Kedinasan Di Indonesia

Septi Kurnia
Sekolah Kedinasan di Indonesia, Lulusannya Dijamin Langsung Kerja

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Sekolah kedinasan menjadi salah satu tujuan favorit siswa SMA untuk melanjutkan pendidikan. Apalagi, lulus dari sekolah tersebut dijamin langsung kerja.

Sekolah kedinasan biasanya berada di bawah kementerian atau lembaga milik negara. Lulusannya pun langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditempatkan lembaga terkait.

Tak cuma itu, menariknya lagi beberapa sekolah kedinasan tidak mengenakan biaya masuk dan biaya pendidikan bagi calon mahasiswanya. Sekolah kedinasan ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021. Berikut sekolah kedinasan di Indonesia.

Sekolah Kedinasan di Indonesia 

  • 1. Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN). Berlokasi di Sentul, Bogor, Jawa Barat, sekolah ini menawarkan jenjang pendidikan S1 sebagai jenjang pendidikan awal.

Berdasarkan informasi laman resmi STIN, visi sekolah ini adalah menjadi perguruan tinggi intelijen bertaraf internasional (World Class Intelligence College) yang mempunyai keunggulan dan kewibawaan dalam mendukung keamanan nasional.

STIN memiliki empat jurusan, yaitu Agen Intelijen, Teknologi Intelijen, Cyber Intelijen, dan Ekonomi Intelijen. Sistem pendidikan di STIN adalah sistem asrama, artinya mahasiswa diberikan fasilitas tempat tinggal berupa asrama, konsumsi, hingga seragam, tanpa dipungut biaya apa pun.

Selain jaminan lulus langsung menjadi CPNS, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berlatih menjadi Indonesian Cyber Task Force dan ahli dalam bidang Biomedical Hazard.

  • 2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Sekolah kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berpusat di Sumedang, Jawa Barat dan berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Melansir laman resmi IPDN, calon mahasiswa yang mendaftar di IPDN disebut sebagai calon praja.

Seperti sekolah kedinasan lainnya, seleksi masuk IPDN dikenakan biaya pada tahap SKD sebesar Rp50.000. Calon praja yang ingin masuk IPDN diharapkan memiliki keterampilan dan pengetahuan dasar yang mumpuni, serta kesehatan fisik yang prima.

Selain itu, calon praja juga perlu menyiapkan kesehatan psikologis untuk berkembang secara potensial, dan kejujuran diri yang tinggi, serta komunikasi yang efektif untuk kesiapan bekerja di seluruh wilayah Indonesia.

Sekolah kedinasan IPDN tersebar di sejumlah daerah, yakni Jakarta, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Kalimantan Barat, dan Riau.

  • 3. Politeknik Keuangan Negara STAN 

Seperti namanya, Politeknik Keuangan Negara STAN atau PKN STAN merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Keuangan. Sekolah ini menyediakan program diploma di bidang keuangan, yakni D-III dan D-IV Akuntansi, D-III Perpajakan, D-III PBB/Penilai, DI-I Pajak, D-III Kepabeanan dan Cukai, D-I Kepabeanan dan Cukai, D-III Kepabeanan dan Cukai, D-I Kepabeanan dan Cukai.

Lulusan program D-IV dapat diangkat menjadi CPNS di Kementerian Keuangan, kementerian/lembaga lainnya, atau pemerintah daerah sesuai dengan formasi/kebutuhan yang tersedia pada tahun yang bersangkutan.

Mahasiswa di STAN yang masuk lewat jalur reguler atau afirmasi lulusan SMA/Sederajat, tidak dipungut biaya apa pun, karena biaya pendidikan telah dibebankan pada APBN. Namun STAN tidak memberikan uang saku kepada mahasiswa. Selain itu, pada tahun 2021 nilai UTBK menjadi salah satu syarat administrasi pendaftaran STAN.

  • 4. Sekolah Tinggi Sandi Negara 

Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). STSN yang terletak di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat ini hanya menerima dua program studi saja, yakni D-IV Manajemen Persandian dan D-IV Teknik Persandian

Pendidikan yang mesti ditempuh setiap mahasiswa yang bersekolah di sini adalah selama 4 tahun atau 8 semester, dengan semester 1 merupakan pembagian program studi. Kemudian untuk pengambilan peminatan dilaksanakan di semester 3.

Editor : Syahrir Rasyid

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network