RM Ujung Pandang hadir di kawasan BSD sejak 12 tahun lalu, memiliki pelanggan yang beragam tidak hanya warga Tangerang asal Sulsel. (Foto : iNewsSerpong/Qorina Indika)

RM Ujung Pandang Obati Kerinduan Warga Tangerang Asal Sulsel, Berada Dijantung Bisnis BSD City

Qorina Indika

SERPONG CITY, iNewsSerpong.id - Warga Tangerang asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang rindu makanan Bugis Makassar tidak perlu pulang kampung. Kerinduan akan terobati dengan mengunjungi Rumah Makan (RM) Ujung Pandang, dijantung bisnis BSD City.

Kini, rumah makan khas Makassar itu yang sudah hadir di kawasan BSD sejak 12 tahun lalu, sudah memiliki pelanggan yang beragam tidak hanya warga Tangerang asal Sulsel tetapi warga dari daerah lain.

"Makanan Makassar cocok juga lidah warga dari daerah lain. Pengunjung kami sangat beragam,">RM Ujung Pandang, Vivi  Liemowa kepada iNewsSerpong.     

Koki Didatangkan dari Makassar

Penyajian yang masih kental dengan kota asal Makassar, membuat rumah makan Ujung Pandang cabang kedua ini menjadi tempat favorit sejumlah pengunjung. Tak hanya sekadar nama (dulu Ujung Pandang sekarang Makassar), koki restoran pun di datangkan dari Makassar demi menjaga kualitas dari cita rasa makanan.

Bahan yang disajikan sebagian besar berasal dari Makassar. Seperti ikan Kudu-kudu dan Sukang  yang berasal dari perairan Sulawesi Selatan didatangkan untuk memberikan ciri khas tersendiri kepada pengunjung.

“Semua dikirim dari Makassar, bakso sapi, saos tomatnya juga dikirim dari sana sekalian,” jelas Vivi Liemowa yang tak segan turun tangan melayani pelanggan.

Terdapat beberapa menu andalan, di antaranya ikan bakar Kudu-kudu, Sukang, Nasi Goreng Merah dan Bandeng Pallumara hingga Mie Goreng Kering.


Ikan segar dari laut Sulawesi. (Foto : iNewsSerpong/Qorina Indika)

Makanan yang disajikan tidak hanya merupakan makanan berat, tersedia pula makanan ringan praktis seperti Panada, Gogos, Buras, Jalangkote hingga makanan penutup es pisang ijo.

Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, dengan cita rasa khas dan kualitas yang dijamin. Membuat harga yang diberika sepadan. “Kalau orang Makassar seleranya asam pedas,” Tambah Vivi.  

Rumah makan yang berada di jantung kota BSD City ini,  juga menawarkan beragam sambal yang dapat dicampur satu sama lain, Vivi membeberkan, cara tersebut merupakan cara makan warga Makassar.


Jalangkote, kue khas Makassar. (Foto : iNewsSerpong/Qorina Indika)

 

Beroperasi sejak 2010 membuat RM Ujung Pandang punya "andil" meramaikan kawasan BSD. Rumah makan keluarga ini punya sejarah panjang. Berawal dari usaha orangtua Vivi pada 1979 di Makassar, lalu diikuti dengan saudara-saudaranya yang membuka cabang seperti di Gandaria sebagai cabang pertama, lalu BSD City dan satu lagi di Makassar.

Semuanya setia menggunakan merek dagang RM Ujung Pandang. (*) Editor : Syahrir Rasyid