Sejarah dan Tradisi Malam Satu Suro bagi Orang Jawa

Punta Dewa
Arti Malam Satu Suro bagi Orang Jawa. Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, kembali menggelar tradisi kirab pusaka malam 1 suro (Bramantyo/MNC Portal)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Arti malam satu Suro bagi orang Jawa menarik untuk diulas pada artikel kali ini. Malam satu Suro merupakan awal dari bulan Suro dalam kalender Jawa. 

Malam ini juga bertepatan dengan tanggal 1 Muharam dalam kalender Hijriah.

Malam satu Suro sering kali dirayakan dengan berbagai tradisi. Di kota Solo, contohnya, malam satu Suro dirayakan dengan mengadakan kirab pusaka yang dihelat oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. 

Bagi masyarakat Jawa, malam satu Suro dianggap sebagai malam yang memiliki nilai sakral.

Arti Malam Satu Suro bagi Orang Jawa

Dalam bukunya yang berjudul Misteri Bulan Suro: Perspektif Islam Jawa (2010), Muhammad Solikhin menjelaskan bahwa perayaan Malam 1 Suro memiliki nilai sakral yang tak terlepas dari budaya keraton. 

Pada masa lalu, keraton sering mengadakan upacara dan ritual yang kemudian diwariskan secara turun temurun. Pada malam tersebut, sebagian orang Jawa yang beragama Islam meyakini bahwa mendekatkan diri kepada Tuhan dapat dilakukan dengan membersihkan diri dan mengatasi hawa nafsu manusiawi. 

Oleh karena itu, mereka melaksanakan upacara individu seperti tirakat, lelaku, atau introspeksi diri. Selain itu, ada juga kegiatan upacara kelompok seperti selametan khusus yang berlangsung selama satu minggu. 

Editor : Syahrir Rasyid

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network