Hendropriyono mencontohkan beberapa nama kapitalis global yang ia sebut memiliki pengaruh dalam agenda semacam ini, seperti George Soros, David Rockefeller, dan Bloomberg.
Ia menilai motif di balik gerakan tersebut mirip dengan kolonialisme di masa lalu, tetapi menggunakan metode yang lebih modern. "Tujuannya kan sama saja. Dari dulu juga maunya menjajah. Tapi kan caranya lain. Dulu kan pakai peluru, pakai bom. Kalau kita masih diam saja ya habis kita," pungkasnya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
