JAKARTA, iNewsSerpong.id – Partai Demokrat bergerak cepat merespons tudingan serius yang menyeret nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam polemik isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Partai berlambang bintang mercy itu resmi melayangkan somasi kepada Sudiro Wi Budhius M Piliang, pemilik akun TikTok yang mengunggah konten menuding SBY berada di balik isu ijazah palsu Jokowi.
Somasi tersebut diteken enam advokat Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat, yakni Muhajir, Cepi Hendrayani, Jimmy Himawan, Novianto Rahmantyo, Nurhidayat Umacina, dan Teuku Irmansyah Akbar.
King Maker pada Pilpres
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, membenarkan langkah hukum tersebut.
Dalam unggahan yang dipermasalahkan, Budhius menyebut SBY “tidak bisa bermain bersih” dan menuding isu ijazah sengaja dimainkan untuk menjatuhkan Jokowi agar tidak lagi berperan sebagai king maker pada Pilpres mendatang.
Tuduhan itu dinilai Demokrat sebagai fitnah serius yang merusak nama baik partai dan tokoh nasional.
Zulfan Lindan Disomasi
“Pernyataan dalam video tersebut telah merugikan citra Partai Demokrat dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat,” bunyi surat somasi yang dikutip Jumat (2/1/2026).
Tak hanya Budhius, somasi juga dilayangkan kepada tiga akun lain, yakni Zulfan Lindan, Agri Fanani, dan Kajian Online.
Demokrat memberi tenggat waktu 3x24 jam bagi pihak yang disomasi untuk menyampaikan klarifikasi terbuka dan permohonan maaf.
Langkah tegas ini menandai sikap Demokrat yang tak ingin isu liar di media sosial berkembang tanpa dasar dan berpotensi memicu kegaduhan politik nasional. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
