Penghinaan Terhadap Identitas
Banyak yang menilai komentar itu sudah melewati batas dan tak sekadar kritik, melainkan penghinaan terhadap identitas.
“Seorang Baskara diolok-olok? Keterlaluan!” tulis salah satu netizen. Yang lain menyebut standar visual tak bisa dijadikan alasan merendahkan orang lain.
Gelombang solidaritas pun menguat. Publik Tanah Air kompak bersuara: rasisme dan hinaan fisik tak punya tempat di ruang digital.
Kasus ini kembali menampar keras, bahwa media sosial bisa berubah menjadi arena perundungan tanpa batas. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
