Disiapkan Secara Matang
Wakil Menteri terkait menegaskan, keselamatan jemaah adalah harga mati. Jika ancaman nyata muncul, skenario penundaan bisa diberlakukan.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto disebut telah meminta berbagai skenario disiapkan secara matang. Pemerintah tak ingin gegabah mengambil keputusan di tengah situasi global yang dinamis.
Kini, semua mata tertuju pada perkembangan kawasan Timur Tengah.
Jika tetap kondusif, jutaan jemaah akan berangkat sesuai jadwal. Namun jika konflik memanas, keputusan besar bisa saja diambil sewaktu-waktu. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
