HIKMAH JUMAT : Setelah Ramadhan Berlalu

PENULIS : Dr. Abidin, S.T., M.Si.
Ramadhan menjadi madrasah spiritual yang melatih kesabaran, pengendalian diri, dan kedekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. (Foto: Ist)

Penulis : Dr. Abidin, S.T., M.Si. -- Dosen Universitas Buddhi Dharma; Ketua Umum Yayasan Bina Insan Madinah Catalina; Ketua PCM Pagedangan, Tangerang

BULAN RAMADHAN adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Selama satu bulan penuh, kaum Muslimin menjalani berbagai ibadah dengan penuh semangat: berpuasa di siang hari, memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Ramadhan menjadi madrasah spiritual yang melatih kesabaran, pengendalian diri, dan kedekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namun pertanyaan penting yang sering muncul adalah: apa yang harus dilakukan setelah Ramadhan berakhir?

Pertanyaan lainnya adalah: apakah semangat ibadah tersebut ikut berakhir bersama datangnya Idul Fitri, atau justru menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik? Dan, mungkin masih banyak lagi pertanyaan lainnya.

Dalam Islam, Ramadhan bukanlah tujuan akhir, melainkan proses pembentukan karakter dan ketakwaan yang harus terus dijaga sepanjang tahun. Oleh karena itu, seorang Muslim perlu menjaga semangat ibadah yang telah dibangun selama bulan suci tersebut.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” (QS. Ali Imran [3]: 102)

Ayat ini mengajarkan bahwa ketakwaan kepada Allah bukan hanya dilakukan pada waktu-waktu tertentu, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Takwa harus menjadi karakter harian seorang Muslim yang lulus dari madrasah Ramadhan.

Berikut beberapa hal penting yang seharusnya dilakukan oleh seorang Muslim setelah Ramadhan.

Menjaga Konsistensi dalam Beribadah

Salah satu tanda diterimanya amal ibadah seseorang adalah munculnya semangat untuk terus berbuat kebaikan setelahnya. Jika selama Ramadhan seseorang rajin shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak dzikir, maka kebiasaan tersebut seharusnya tetap dilanjutkan setelah bulan Ramadhan berakhir.

Baginda Rasulullah SAW bersabda: “Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menekankan pentingnya istiqamah atau konsistensi dalam beribadah. Islam tidak menuntut umatnya melakukan amalan besar secara sesekali, tetapi lebih menekankan pada kebiasaan baik yang dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, setelah Ramadhan seorang Muslim seharusnya tetap menjaga shalat lima waktu dengan baik, melanjutkan kebiasaan membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan dzikir.


Dr. Abidin, S.T., M.Si. (Foto: Ist)
 


Editor : Syahrir Rasyid

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network