TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan langkah efisiensi penggunaan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) sebagai antisipasi dampak krisis energi global. Kebijakan ini muncul seiring memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat bersama jajaran untuk merumuskan strategi penghematan energi di lingkungan pemerintah daerah.
Organisasi Perangkat Daerah
Langkah efisiensi akan diterapkan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang memungkinkan tanpa mengganggu pelayanan publik.
“Kebijakan ini untuk meningkatkan kesadaran ASN dalam penggunaan energi secara bijak serta menekan beban anggaran listrik di tengah ketidakpastian global,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Pengaturan Jam Operasional
Ia menegaskan, layanan publik esensial seperti Disdukcapil, Bapenda, perizinan, dan rumah sakit tetap beroperasi normal.
Penghematan akan dilakukan melalui pengaturan jam operasional di instansi tertentu.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Tangerang, Rizky Maria Puspita Girsang, memastikan pasokan energi masih aman.
Stok BBM dan LPG, termasuk gas subsidi 3 kilogram, terpantau stabil.
Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Meski sempat terjadi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran, kondisi kini mulai berangsur stabil seiring turunnya permintaan.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
