SWSI Kecam Keras, Wartawan Indonesia Ditangkap Otoritas Israel saat Misi Kemanusiaan

Nurdin R Radin
Serikat Wartawan Senior Indonesia bereaksi keras atas penangkapan jurnalis Indonesia oleh otoritas Israel dalam misi kemanusiaan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) mengecam keras penangkapan sejumlah warga negara Indonesia, termasuk wartawan dari Republika dan Tempo, oleh otoritas Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.

Ketua Umum SWSI, Wahyu Muryadi menilai tindakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional, prinsip kebebasan pers, dan nilai-nilai kemanusiaan universal.

"Wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik, terlebih dalam misi kemanusiaan, wajib mendapatkan perlindungan," tegas Wahyu Muryadi, pada Senin (19/5/2026).

Konflik dan Krisis Kemanusiaan

Dalam keterangannya, Wahyu Muryadi menyebut kehadiran jurnalis di wilayah konflik dan krisis kemanusiaan sangat penting untuk memastikan informasi yang sampai kepada dunia internasional tetap independen, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mengutip pernyataan Pemimpin Redaksi Republika, para relawan yang ikut dalam misi tersebut datang bukan membawa senjata, melainkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, logistik, serta solidaritas untuk warga sipil Palestina.

Sementara itu, dua wartawan Republika disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik ketika penangkapan terjadi.

Editor : Syahrir Rasyid

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network