TEHERAN, iNewsSerpong.id – Pemerintah Iran mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menunjukkan bukti nyata komitmen mengakhiri konflik, bukan sekadar janji manis. Ketegasan ini merespons kabar yang menyebut kesepakatan damai antara kedua negara sudah semakin dekat.
Ketua Parlemen sekaligus Kepala Juru Runding Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa pihaknya hanya memercayai aksi konkret di lapangan.
“Kami tidak memercayai jaminan dan kata-kata, hanya tindakan yang menjadi syarat," tulis Ghalibaf melalui akun media sosial X miliknya, Sabtu (30/5/2026).
Negosiator AS dan Iran
Ghalibaf juga mengingatkan bahwa Iran tetap waspada dan siap menghadapi segala skenario, termasuk jika ketegangan kembali memuncak.
Menurutnya, pemenang sejati dari sebuah perjanjian adalah pihak yang paling siap menghadapi perang keesokan harinya.
Sejumlah sumber menyebutkan, negosiator AS dan Iran sebenarnya telah menyepakati sebagian besar poin dalam draf Nota Kesepahaman (MoU) perdamaian sementara.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
