Kisah Jessy Dirikan Sahabat MS: Membantu Publik Pahami Penyakit yang Tak Terlihat

Vitrianda Hilba Siregar
Jessy, pendiri yayasan Sahabat MS. Foto:Ist

Lebih Progresif dari Stroke: Risiko Kecacatan Permanen

Dr. Paulus juga mengingatkan bahwa MS yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat dapat menyebabkan kecacatan progresif. Karakteristik penyakit ini sangat berbeda dengan stroke. Jika stroke umumnya terjadi satu kali dan kemudian pasien memasuki fase pemulihan, pada kasus MS pasien justru menghadapi risiko kekambuhan berulang yang membawa tambahan gejala baru atau memperparah kecacatan pada setiap episodenya.

"Setiap kali terjadi serangan, pasti ada kerusakan pada jaringan saraf. Jika serangan terus berulang dan tidak dicegah, pasien bisa mengalami kecacatan yang semakin berat, bahkan sampai tidak dapat bekerja," tegas Dr. Paulus.

Ia menambahkan bahwa pola penyembuhan stroke jauh lebih bisa diprediksi untuk dicegah agar tidak terulang. Sementara pada MS, serangan memang bisa membaik, tetapi biasanya tetap meninggalkan gejala sisa. Ketika penyakit ini kambuh lagi, gejalanya bisa bertambah dan tingkat kecacatannya pun otomatis meningkat.

Perjalanan penyakit MS juga sangat bervariasi pada setiap individu. Sebagian penderita dapat bertahan selama bertahun-tahun tanpa mengalami kekambuhan, namun sebagian lainnya harus menghadapi serangan berulang dalam waktu yang sangat singkat.

"Kalau bicara sembuh, hanya sebagian kecil yang benar-benar tidak mengalami kekambuhan lagi. Ada yang kambuh setelah 10 tahun, lima tahun, dua tahun, bahkan ada yang setiap bulan mengalami kekambuhan," katanya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network