Serangan Iran di Seluruh Negara Arab Mengakibatkan Amerika Serikat Alami Kerugian Besar  

Syarifudin
Data Pentagon mencatat sekitar 100 personel militer mengalami luka-luka sejak awal Juli akibat serangan Iran. (Foto: Ist)

AMMAN, iNewsSerpong.id – Sebanyak 12 tentara Amerika Serikat (AS) menderita luka serius akibat gelombang serangan rudal dan drone Iran di Yordania serta beberapa negara Arab sepanjang bulan Juli.

Informasi tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat militer AS yang dikutip dari The New York Times. Pasukan yang mengalami luka parah kini telah diterbangkan ke rumah sakit militer AS di Jerman untuk menjalani perawatan intensif.

Para korban tersebut menambah daftar panjang anggota militer AS yang terluka. Data Pentagon mencatat sekitar 100 personel militer mengalami luka-luka sejak awal Juli.

Pangkalan Pasukan AS

Dari jumlah tersebut, sekitar 50 korban terluka dalam serangan terbaru yang menargetkan pangkalan pasukan AS di Yordania.

The New York Times melaporkan bahwa Komando Pusat AS sebenarnya tidak diwajibkan untuk mengumumkan data anggota militer yang terluka, khususnya bagi mereka yang dapat segera kembali bertugas.

Fasilitas Militer AS Mengalami Kerusakan Severe

Hingga saat ini, penyelidikan atas serangan di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania—yang menewaskan tiga tentara AS dan melukai lainnya—masih terus berlangsung.

Selain korban jiwa dan luka, serangan tersebut juga mengakibatkan kerugian material yang signifikan bagi militer AS di Kawasan Timur Tengah:

  • Pangkalan Udara Ahmad Al Jaber (Kuwait): Sistem radar hancur sekitar tanggal 20 Juli, padahal baru beroperasi selama enam bulan.
  • Fasilitas Angkatan Laut (Bahrain): Satu bangunan gudang hancur terkena serangan.
  • Pangkalan Udara Ali Al Salem (Kuwait): Mengalami kerusakan terbatas.
  • Bandara Internasional Erbil (Irak): Satu tenda militer besar di lokasi fasilitas AS dilaporkan hancur total.

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network