TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id - Kemarau ekstrem mulai melanda Kabupaten Tangerang, Banten. Sebanyak 62.076 jiwa dari 23.430 kepala keluarga (KK) di 73 desa/kelurahan pada 25 kecamatan terdampak kekeringan.
Sebagian warga kini mulai bergantung pada distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, hampir seluruh wilayah Kabupaten Tangerang merasakan dampak kemarau sejak 1 Juli hingga 12 September 2026.
Hari Tanpa Hujan
Sejumlah wilayah bahkan berpotensi mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
"Untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air, kami telah melakukan 330 kali pengiriman air bersih ke 178 titik terdampak," ujar Achmad, Selasa (15/9/2026).
Berdasarkan peringatan dini BMKG Dasarian II September 2026, sebanyak 25 dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang masuk status Awas Bencana Kekeringan.
Wilayah tersebut antara lain Balaraja, Cikupa, Cisauk, Curug, Gunung Kaler, Tigaraksa serta sejumlah wilayah lainnya.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
