"Jalan Sehat Berkebaya", Kebaya Indonesia Menuju Pengakuan Dunia

Syahrir Rasyid
.
Sabtu, 18 Juni 2022 | 01:53 WIB

SERPONG CITY, iNewsSerpong.id - Ribuan perempuan berkebaya akan meramaikan arena Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (19/6/2022). Antusiasme mengikuti acara bertajuk "Jalan Sehat Berkebaya" terus mengalir. Ketua Umum Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Rahmi Hidayati, terpaksa membatasi hingga 2.500 peserta saja.   

Untuk mengetahui lebih lengkap silakan klik link video di laman ini

Rencana semula, ungkap Rahmi, peserta "Jalan Sehat Berkebaya" ditargetkan 100 hingga 150 peserta. Namun di luar dugaan, saat pendaftaran hari pertama angka target langsung terlampaui jauh hingga menembus 500 peserta. Acara "Jalan Sehat Berkebaya" dimulai dari halaman FX Sudirman dan finish di Bundaran HoteI Indonesia.

"Diikuti dari berbagai usia, dari nenek hingga anak usia 10 tahun," papar Rahmi yang sudah menjadikan kebaya sebagai busana harian.

"Jalan Sehat Berkebaya" dihadirkan bukan saja untuk memeriahkan peringatan hari ulang tahun DKI Jakarta ke 495. Lebih dari itu, menggaungkan rencana pendaftaran kebaya ke Unesco, sebuah lembaga internasional urusan kebudayan di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa.

Kebaya sebagai bagian dari budaya bangsa dan telah diakui dunia internasional, jangan sampai diakui oleh negara lain. Sudah seringkali budaya asli Indonesia diklaim negeri jiran hingga didaftarkan di Unesco. "Jangan sampai kita kecolongan lagi," ujar Rahmi. (*)

Editor : Syahrir Rasyid
Bagikan Artikel Ini