Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Alami Intimidasi, Dokter Icha Diduga 3 Kali Coba Bunuh Diri
Advertisement . Scroll to see content

20 Menit Kereta Cepat Whoosh Tertahan Gegara Dugaan Ada Orang Mau Bunuh Diri

Senin, 23 Oktober 2023 | 17:32 WIB
  • author Heri Purnomo
20 Menit Kereta Cepat Whoosh Tertahan Gegara Dugaan Ada Orang Mau Bunuh Diri
Screenshot video orang diduga mau bunuh diri di jalur kereta cepat Whoosh (Foto : screenshot IG)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Selama 20 menit perjalanan kereta cepat Whoosh sempat tertahan. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) pun menyampaikan permohonan maaf.

Menurut Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa keterlambatan tersebut lantaran pihaknya harus berupaya melakukan pengamanan jalur yang dilalui kereta cepat.

Pasalnya ada oknum yang memanjat dinding penghalau kebisingan di KM 103, Desa Cempaka Mekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Dinding Penghalau Kebisingan

"Whoosh nomor G1125 rute Halim - Tegalluar sempat berhenti pada pukul 10.45 di KM 105 setelah masinis menerima laporan adanya orang tidak dikenal memanjat dinding penghalau kebisingan di KM 103, Desa Cempaka Mekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat," katanya, Senin (23/10/2023).

Eva mengungkapkan, setelah berkoordinasi dengan petugas keamanan dan pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian Sektor Padalarang, oknum tersebut berhasil dievakuasi.

Setelah dinyatakan aman, Kereta Cepat Whoosh kembali dijalankan pada 10.49 menuju Tegalluar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendapatkan keterangan lebih lanjut, oknum tersebut sudah diserahkan KCIC ke pihak kepolisian.

"Diduga yang bersangkutan memiliki gangguan kejiwaan dan diduga berupaya melakukan percobaan bunuh diri," ucap dia.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut