Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak di Bawah Umur Live Streaming Telanjang, Kasus Pornografi Online
Advertisement . Scroll to see content

Tukang Pangkas Rambut Hampir Dibunuh Pelanggannya Sendiri

Minggu, 30 Januari 2022 | 17:33 WIB
  • author Thomas Pulungan
Tukang Pangkas Rambut Hampir Dibunuh Pelanggannya Sendiri
Tidak Terima Hasil Cukuran, Pria Ini Nyaris Bacok Tukang Pangkas Rambut Seorang pria mengamuk di sebuah tempat pangkas rambut dan nyaris membacok si tukang cukur. Pria tersebut diduga tidak terima hasil pangkas rambutnya. Foto: Instagram @warungjurnalis

BOGOR, iNewsSerpong.id – Seorang pria diduga tidak terima hasil pangkas rambutnya. Pria itu mengamuk di sebuah tempat pangkas rambut dan nyaris membacok si tukang cukur. Kejadian ini terekam kamera CCTV yang videonya viral di media sosial.

Tampak aksi pria yang marah-marah sambil membawa senjata tajam berupa celurit. Kejadian ini diketahui berlangsung di tempat pangkas rambut Citra Indah, Jonggol, Kabupaten Bogor.

Pria si tukang cukur tampak lari ke luar untuk mengindari amuk si pelanggag. Pria tersebut sempat berusaha mengejar ke luar. Namun tidak diketahui apa yang terjadi selanjutnya.

"Pria itu marah sambil membawa celurit diduga karena tak terima dengan hasil cukur yang tidak sesuai dengan apa yang dia mau," tulis akun Instagram @warungjurnalis, Minggu (30/1/2022).

Warganet pun ramai berkomentar. Seperti akun @baihaki177. "Ini mah ancaman pembunuhan. Harus dipenjara. Ngeri bener dapet customer kek gini," tulisnya.

Sementara akun @tunjung_prasetyo merasa dengan prilaku orang-orang zaman sekarang yang gampang tersulut emosi. "Orang orang pd kenapa yha sekarang," katanya.

"Ya cukur sendiri mao bagus mahYa cukur sendiri mao bagus mah," komentar akun @kms__robyy. "Ya Ampun pek e gara2 salah cukur doang bawa clurit ntar jg numbuh lg tuh rambut .. Istigfar pak .." kata akun @anhdreeyanee mengingatkan. (*)

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut