get app
inews
Aa Read Next : Hindari Ban Pecah, ini Dampak dari Tekanan Angin Ban yang Diluar Ukuran

Kampas Rem Cepat Habis, Sangat Dipengaruhi dari Cara Mengemudi

Jum'at, 17 Mei 2024 | 05:11 WIB
header img
Hard brake atau pengereman keras bisa menjadi salah satu pemicu kampas rem cepat habis. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Sebelum memulai perjalanan jarak jauh, pemudik harus memastikan bahwa mobil mereka dalam kondisi baik. Salah satu hal yang harus diperiksa adalah sistem pengereman, yang merupakan komponen krusial untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.

Sistem pengereman adalah salah satu komponen terpenting pada sebuah kendaraan, karena tugasnya adalah memperlambat dan menghentikan laju kendaraan. Jika terjadi masalah pada sistem ini, dapat mengakibatkan kecelakaan.

Salah satu komponen dalam sistem pengereman yang perlu mendapat perhatian adalah kampas rem. Komponen ini berperan dalam mengurangi kecepatan kendaraan saat bergesekan dengan piringan cakram.

Perawatan Sistem Pengereman

Wakil Bendix di Indonesia, Rachmat Dwinata, menjelaskan bahwa perawatan pada sistem pengereman sangat penting. Ada beberapa hal mendasar yang perlu dipahami oleh pengemudi agar kampas rem tetap awet dan berkinerja optimal.

"Pertama, hindari pengereman keras, karena hal ini sangat berbahaya. Kedua, lakukan perawatan rutin, jadi jangan tunggu sampai terdengar suara baru diperiksa. Kemudian, lakukan flushing minyak rem setiap 20.000 km, dan perhatikan ketebalan piringan cakram," ujar Rachmat di Jakarta Barat.

Menurut Rachmat, pengereman keras dapat menyebabkan kampas rem cepat aus. Hal ini sulit dikenali jika tidak membuka kaliper rem untuk memeriksanya. "Tanda-tanda kampas rem yang aus sebenarnya tidak ada.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan perawatan rutin dan memeriksanya secara berkala. Jika sudah tipis dalam rentang 20.000-30.000 km, itu perlu dianalisis," tambahnya.

Rachmat juga menjelaskan bahwa beberapa penyebab kampas rem tidak bekerja secara optimal bisa disebabkan oleh kotoran pada minyak rem atau melemahnya piston kaliper. Mengingat komponen sistem rem tertutup, kadang sulit untuk mengidentifikasi masalahnya.

Bagi kendaraan yang sering terparkir dalam waktu lama, Rachmat menyarankan untuk memeriksa kampas rem sebelum melakukan perjalanan jauh. Debu atau pasir yang menumpuk bisa mengakibatkan kampas rem tidak berfungsi dengan baik.

"Untuk mobil yang jarang dipakai, cukup bersihkan kampas rem dari debu-debu agar kembali berkinerja optimal. Asalkan material kampas rem masih baik, umumnya tidak ada masalah," jelas Rachmat. (*)

 



Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul " Penyebab Kampas Rem Cepat Habis, Perhatikan Cara Mengemudi Anda ", Klik untuk baca: https://www.inews.id/otomotif/mobil/penyebab-kampas-rem-cepat-habis-perhatikan-cara-mengemudi-anda.

Download aplikasi Inews.id untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
https://www.inews.id/apps

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut