Nadiem Makarim Menangis di Sidang Chromebook: Dapat Bintang Mahaputra, Dibalas Jeruji Besi
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meluapkan rasa kekecewaannya.
Hal itu ditunjukkan saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Nadiem mengaku hancur hati karena pengabdiannya selama ini justru berujung pada penahanan.
Ia mengungkit kembali penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana yang pernah diterimanya dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
"Bayangkan betapa hancurnya hati saya dengan semua pengorbanan finansial dan waktu yang telah saya lakukan selama 5 tahun. Setelah mendapatkan penghormatan tertinggi negara Bintang Mahaputra Adipradana dari Bapak Presiden untuk pengabdian saya, hadiah yang saya dapatkan adalah jeruji besi," ujar Nadiem dengan nada emosional.
Tak hanya itu, pendiri Gojek ini juga mengeluhkan nasib aset pribadi yang ikut disita oleh negara.
Ia menegaskan bahwa aset tersebut didapatkan murni dari hasil kerja kerasnya membangun aplikasi ojek online (ojol) selama 10 tahun jauh sebelum menjabat sebagai menteri, sebuah inovasi yang menurutnya telah membuka jutaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ini terus bergulir dan menyita perhatian publik.
Pihak Nadiem berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan poin-poin pembelaan tersebut secara objektif dalam putusan nanti. (*)
Editor : Syahrir Rasyid