Prasetiya Mulya Gelar Kompetisi Internasional Kurangi Limbah Makanan Dunia

choirullah

TANGERANG RAYA, iNewsSerpong.id – Persoalan Limbah masih menjadi masalah cukup besar dalam kehidupan dunia saat ini, termasuk limbah makanan yang dihasilkan masyarakat melalui hotel ataupun restoran.

Bisa dibayangkan,pada data yang dikutip dari Program Lingkungan PBB (UNEP-United Nations Environtment Programme) pada tahun 2021 masyarakat Indonesia masuk dalam tiga besar dunia penghasil sampah makanan.

Setiap individu rata-rata telah membuang makanan sisa hingga 150 kg per tahunnya.   

Negara yang lebih kurang berpenduduk sekitar 276 juta jiwa ini menghasilkan limbah makanan sedikitnya 20,93 juta ton setiap tahun.

Dengan capaian tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat tertinggi di Asia Tenggara dan ketiga di dunia sebagai negara penyampah makanan setelah Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Kalau dirupiahkan-masih menurut data UNEP- kerugian akibat makanan yang terbuang sia-sia ini bisa mencapai lebih dari Rp300 Triliun.Wow!

Berkaca dari masih cukup peliknya persoalan limbah makanan ini, Universitas Presetiya Mulya mulai tanggal 6 hingga 18 Agustus 2023 bersama dengan 8 Universitas terkemuka lainnya di dunia (IN2Food) menggelar International Student Competition dengan Tajuk “From Food Waste to Good Taste at The Marriott International”.  

Menurut Dr. Stevanus Wisnu Wijaya, Dekan, School of STEM, Universitas Prasetiya Mulya, In2Food merupakan sebuah projek kerja sama antar 8 Universitas dari Eropa dan Indonesia yang memiliki misi melakukan pengembangan kapasitas dalam menghasilkan solusi atas melimpahnya limbah makanan dengan menggunakan pendekatan interdisciplinary dan collaborative innovation.

Universitas tersebut lanjut Wisnu adalah Ghent University (Belgia), Tampere University (Finlandia), Hotelschool The Hague (Belanda), Universitas Katolik Parahyangan (Indonesia), Universitas Ma Chung (Indonesia), Universitas Pembangunan Jaya (Indonesia), Universitas Bina Nusantara (Indonesia), dan Universitas Prasetiya Mulya (Indonesia).

Pada kompetisi kali ini pun, mahasiswa Indonesia bersama mahasiswa mancanegara dengan latar belakang berbagai disiplin akan bekerja sama untuk menghasilkan solusi limbah makanan yang akan dipertimbangkan penerapannya di The Marriott International.

Lebih jauh disampaikan Dekan School of STEM (Science Technology Engineering and Mathematics) Universitas Prasetiya Mulya ini, Kompetisi akan berangsung hingga tanggal 18 Agustus 2023.

”Pada tanggal tersebut akan diumumkan siapa pemenangnya yang kemudian akan diapresiasi peluang penerapannya oleh jaringan Hotel terbesar di dunia The Marriot Internasional,” ungkap Wisnu dalam Press Conference yang juga dihadiri oleh Titus Rosier, Chairman of the Marriot Business Council Indonesia, Anna de Visser-Amundson, Senior Research Fellow, Hotelschool The Hague (HTH), Netherlands dan Joost de Vos, Senior Chef, Hotelschool The Hague (HTH), Netherlands di Kampus Prasetiya Mulya BSD. Sukses dech!*

Editor : Syahrir Rasyid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network