Waktu Tak Pernah Kembali Lagi
Setiap tahun yang berlalu tidak akan pernah terulang. Kesempatan berbuat baik yang terlewat tidak bisa ditebus, kecuali dengan kesungguhan di waktu yang tersisa. Baginda Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa dihabiskan…” (HR. Tirmidzi)
Pertanyaan ini menjadi pengingat keras bahwa umur adalah amanah, dan pergantian tahun adalah pengurangan jatah hidup kita di dunia. Oleh karenanya, berhati-hatilah dengan nikmat waktu yang dalam konteks hadits di atas disebut dengan istilah umur.
Akhirnya, mari kita sambut tahun baru 2026 dengan kesadaran bahwa kita semakin dekat dengan perjumpaan bersama Allah Subhanahu wa Ta’ala. Waktu tak pernah kembali, namun taubat selalu terbuka.
Selama napas masih berhembus, selama jantung masih berdetak, dan selama hati masih bergetar saat mengingat Allah, harapan untuk berubah untuk menjadi lebih baik selalu ada dan terbuka.
Semoga tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, bukan hanya dalam urusan dunia, tetapi terutama dalam kedekatan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kualitas ibadah, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin. (*)
Taubat bukan sekadar ucapan istighfar di lisan, melainkan penyesalan dalam hati, meninggalkan dosa, dan bertekad tidak mengulanginya. (Foto: Ist)
Wallahu a’lam bish-shawab.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
