HIKMAH JUMAT : Rahasia Kekuatan Shalat Lima Waktu dalam Membentuk Jiwa Tangguh

Penulis : Dr. Abidin, S.T., M.Si.
Shalat merupakan kewajiban utama dalam Islam yang memiliki kedudukan sangat istimewa.(Foto: Ist)

Kedekatan ini memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya. Keyakinan inilah yang membuat seorang muslim tidak mudah goyah meskipun menghadapi masalah besar.

Shalat yang benar dan khusyuk akan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Shalat membentuk akhlak yang lembut, sabar, dan penuh empati. Baginda Rasulullah SAW bersabda:

“Perumpamaan shalat lima waktu seperti sungai yang mengalir di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, ia mandi di dalamnya lima kali sehari, apakah masih tersisa kotoran pada dirinya?”(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjelaskan bahwa shalat membersihkan dosa dan hati, sebagaimana air membersihkan kotoran. Hati yang bersih akan melahirkan jiwa yang kuat dan akhlak yang baik.

Namun sayangnya di era modern ini, banyak orang yang lalai dari shalat karena kesibukan dunia. Padahal justru di masa penuh tekanan inilah shalat sangat dibutuhkan. Menjaga shalat tepat waktu dan berusaha khusyuk adalah investasi besar bagi kekuatan jiwa.

Oleh karenanya, Allah mengingatkan agar shalat tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga dihayati maknanya. Perhatikan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang artinya: “Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) yang lalai terhadap shalatnya.” (QS. Al-Ma’un [107]: 4–5)

Di tengah kehidupan yang penuh tantangan seperti saat ini, shalat bukanlah beban, melainkan kebutuhan. Ia adalah sumber energi spiritual yang menjaga iman tetap hidup dan hati tetap kuat.

Shalat lima waktu menyimpan rahasia kekuatan luar biasa dalam membentuk jiwa yang tangguh. Ia menanamkan disiplin, ketenangan, kesabaran, dan keyakinan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mari jadikan bulan Rajab ini sebagai momentum bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas shalat. Melalui shalat, kita belajar untuk berserah diri tanpa kehilangan semangat, dan tegar tanpa menjadi sombong.

Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang mampu meningkatkan kualitas serta menjaga shalatnya, dan merasakan kekuatan besar sebagai hikmah di balik kewajiban shalat lima waktu. Aamiin. (*)


Shalat yang benar dan khusyuk akan tercermin dalam perilaku sehari-hari. (Foto: Ist)
 

Wallahu a’lam bish-shawab.

 

Editor : Syahrir Rasyid

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network