JAKARTA, iNewsSerpong.id - Ketua Umum Netra Bakti Indonesia (NBI), HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy yang akrab disapa Gus Lilur, menyoroti ancaman serius yang kini membayangi program mulia pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, gagasan besar ini berisiko menjadi beban moral dan politik akibat masalah di lapangan, mulai dari manajemen dapur yang asal-asalan, kasus keracunan siswa di sejumlah daerah, menu tak sesuai standar, hingga dugaan praktik pungutan liar atau pungli (fee) dan pemotongan anggaran.
Gus Lilur menegaskan bahwa MBG seharusnya menjadi wujud kasih negara untuk anak-anak miskin. Namun, idealisme ini dirusak oleh para "copet" anggaran.
Dia mengutip Al-Qur’an Surat Al-Insan ayat 8 untuk mengingatkan bahwa memberi makan orang miskin dan anak yatim haruslah dengan hidangan yang baik dan disukai, bukan yang jatahnya dipotong.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
