JAKARTA, iNewsSerpong.id – Indonesia bersiap mengekspor beras premium komersial ke Malaysia. Pada tahap awal, pengiriman beras direncanakan mencapai 1.000 ton dengan potensi perdagangan hingga 200.000 ton per tahun.
Rencana tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perum Bulog dan perusahaan Malaysia, Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd.
Penandatanganan disaksikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada 14 Agustus 2026.
Sebuah Langkah Strategis
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar beras premium Indonesia di kawasan regional.
“Penandatanganan MoU ini menjadi momentum yang sangat berarti bagi BULOG dan bagi Indonesia,” ujar Rizal dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Menurut dia, ketahanan pangan nasional tetap menjadi prioritas utama. Namun, ketika stok beras dalam negeri aman, Bulog memiliki ruang untuk mengembangkan bisnis komersial, termasuk ekspor.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
