JAKARTA, iNewsSerpong.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) buka suara terkait pengerahan pasukan dalam jumlah besar ke Jakarta pada Selasa (3/11/2026). TNI menyebut mobilitas prajurit tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan militer.
Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas menegaskan, pengerahan pasukan merupakan aktivitas yang biasa dilakukan dalam rangka menjaga kesiapan prajurit.
“Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan TNI untuk kesiapsiagaan,” kata Muhammad Nas saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).
Mobilitas Prajurit
Meski demikian, dia tidak merinci jumlah personel maupun tujuan khusus pengerahan pasukan tersebut. Nas juga meminta masyarakat tidak mengaitkan mobilitas prajurit dengan isu lain.
”Nggak perlu dikaitkan dengan isu apa pun,” ujarnya.
Komitmen Melaksanakan Tugas
Menurutnya, TNI harus selalu berada dalam kondisi siap siaga untuk menjalankan tugas negara, termasuk melindungi masyarakat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
TNI juga berkomitmen melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebelumnya, informasi mengenai pengerahan prajurit dalam jumlah besar dari tiga matra TNI ke Jakarta beredar di masyarakat. Salah satu matra yang disebut turut mengerahkan personel adalah TNI Angkatan Laut (AL). (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
