Investor Wajib Tahu, 45 Istilah dalam Investasi Saham Biar Gak Nyangkut

Suspend atau suspensi merupakan penghentian sementara perdagangan suatu saham di bursa efek yang dapat disebabkan oleh berbagai hal meliputi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh emiten, terjadi kenaikan/penurunan harga saham yang tidak wajar, hingga karena ada permintaan dari emiten saham itu sendiri.
Kebalikan dari bearish, bullish adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan kondisi pasar saham yang sedang dalam tren naik atau menguat.
Istilah breakout erat kaitannya dengan analisis teknikal saham. Istilah ini merujuk pada kondisi dimana harga saham berhasil melewati area support atau resistance.
Dalam analisis teknikal, momen breakout kerap dijadikan sebagai saat yang tepat untuk melakukan pembelian atau penjualan saham.
Bearish adalah istilah dalam saham yang digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar saham yang sedang mengalami tren turun atau melemah.
Perubahan minimum pada harga saham. Di bursa terdapat lima kelompok fraksi harga yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia. Pelajari tentang Fraksi Harga Saham disini.
EPS adalah singkatan dari Earning Per Share atau laba per saham. Ini adalah rasio keuangan yang mengukur tingkat keuntungan yang diperoleh investor dari setiap lembar saham yang dipegang. EPS diperoleh dari membagi laba bersih perusahaan dengan total jumlah saham beredar dimana hasilnya biasa disajikan dalam bentuk persentase.
Swing Trading dikenal sebagai sebuah strategi jual beli saham dalam jangka pendek. Strategi ini dibuat dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam jangkauan waktu harian atau mingguan. Pelakunya disebut swing trader.
Saham gorengan adalah saham yang tidak memiliki fundamental bagus, harganya dapat direkayasa oleh pihak tertentu karena memiliki kapitalisasi pasar yang kecil sehingga pergerakan harganya sangat volatil.
Pemula wajib mengenali saham gorengan karena terlalu berisiko bagi investor newbie.
Growth stock merujuk pada saham-saham dari perusahaan tertentu yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan di atas rata-rata. Saham yang masuk kategori ‘growth stock’ sering diincar investor sekalipun harga sahamnya dijual lebih tinggi dari nilai perusahaan.
Haka atau Hajar Kanan merupakan bahasa gaul dalam saham yang merujuk pada aktivitas membeli saham di harga penawaran (offer) tertingginya sehingga investor dapat memiliki saham dengan segera tanpa perlu mengantri.
HAKI atau Hajar Kiri adalah istilah dalam saham yang merujuk pada aktivitas menjual saham di harga permintaan (bid) paling rendah agar saham tersebut bisa segera terjual tanpa perlu mengantri.
Window dressing adalah salah satu fenomena yang paling populer di pasar saham. Fenomena ini menggambarkan tren kenaikan harga-harga saham perusahaan berkapitalisasi pasar besar (blue chips) yang kerap terjadi menjelang akhir tahun.
HMETD adalah singkatan dari Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Ini merupakan hak yang melekat pada saham yang memungkinkan pemegang saham untuk membeli efek baru yang diterbitkan oleh perusahaan, contohnya saham, sebelum ditawarkan kepada pihak lain.
JATS adalah singkatan dari Jakarta Automated Trading System, yaitu sebuah sistem perdagangan Efek yang sudah terkomputerisasi yang diterapkan di BEI untuk memudahkan proses transaksi jual beli saham secara otomatis.
Kustodian adalah lembaga keuangan yang menyimpan dan menjamin aset investasi nasabah di pasar modal dengan aman untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan, pencurian, dan kehilangan aset.
Itulah penjelasan istilah dalam investasi saham. Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan menambah wawasan Anda.(*)
Editor : A.R Bacho