Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Inflasi, GoldVerium Sebut Investasi Emas dan Perak Mampu Lampaui Pertumbuhan Properti
Advertisement . Scroll to see content

The Fed Kerek Suku Bunga Tertinggi Sejak 2007, Respons Krisis Bank di AS

Kamis, 23 Maret 2023 | 10:05 WIB
  • author Nanang Wijayanto
The Fed Kerek Suku Bunga Tertinggi Sejak 2007, Respons Krisis Bank di AS
The Fed merespons kebijakan krisis sejumah bank di AS dengan menaikkan suku bunga acuan. (Foto : Reuters)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Merespons krisis perbankan di Amerika Serikat, Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin atau 0,25% pada kisaran 4,75%-5% mencapai level tertinggi sejak Oktober 2007.

Kebijakan tersebut sebagai respons atas krisis perbankan telah mendorong Bank Sentral AS itu mengambil tindakan darurat paling signifikan sejak awal pandemi. Selain itu untuk menjinakkan inflasi.  

Sebagai dilansir Yahoo Finance, The Fed melaporkan bahwa masalah perbankan dapat menyebabkan kondisi kredit mengetat dan membebani pertumbuhan ekonomi sehingga perlu diantisipasi agar sistem perbankan tetap sehat dan tangguh.

Kondisi Kredit Lebih Ketat

"Perkembangan baru-baru ini cenderung menghasilkan kondisi kredit yang lebih ketat untuk rumah tangga dan bisnis dan membebani aktivitas ekonomi dan inflasi," ujar para pejabat Fed.

Adapun Fed tetap berencana mempertahankan suku bunga puncak untuk tahun ini di kisaran 5%-5,25% sama seperti yang diproyeksikan Desember tahun lalu.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut