Lawan Inflasi, GoldVerium Sebut Investasi Emas dan Perak Mampu Lampaui Pertumbuhan Properti
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Industri investasi logam mulia Indonesia melahirkan inovasi baru lewat peluncuran outlet pertama GoldVerium di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Bertepatan dengan Hari Perak Nasional, outlet ini hadir sebagai payung besar yang mengintegrasikan empat lini produk perusahaan: Minigold, Maxigold, Silverium (perak), dan Copperium (tembaga).
Founder GoldVerium, Edi Hermanto, menjelaskan bahwa perubahan konsep ini bertujuan memperkuat branding sekaligus membangun ekosistem kemitraan yang transparan di berbagai daerah. Pasar Minggu dipilih sebagai lokasi perdana karena letaknya yang strategis dan mudah diakses dari wilayah Jabodetabek.
"Emas dan perak tetap menjadi instrumen investasi fisik yang stabil untuk melawan inflasi. Faktanya, bukan emas yang naik, melainkan nilai mata uang kita yang terus turun," ujar Edi, yang telah 25 tahun berkecimpung di industri ini dan kini menaungi sekitar 300 ribu mitra di seluruh Indonesia.
Untuk menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat, GoldVerium berkomitmen hanya memproduksi emas dan perak murni.
Proses pengujian kadar logam pun dilakukan secara cepat dan akurat menggunakan teknologi alat XRF modern. Selain emas dan perak, perusahaan juga memperkenalkan Copperium (tembaga) sebagai logam strategis masa depan yang pasokannya diprediksi kian terbatas setelah tahun 2030.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar