Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mulai 1 Desember 2024, Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Turbo dan Dexlite
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Pertahankan Harga Pertamax Rp12.500, Jaga Daya Beli Masyarakat

Rabu, 27 Juli 2022 | 15:26 WIB
  • author Rizky Fauzan
Pemerintah Pertahankan Harga Pertamax Rp12.500, Jaga Daya Beli Masyarakat
Pemerintah saat ini memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM jenis Pertamax.

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tidak menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax. Pertimbangannya menjaga daya beli masyarakat saat ini.

Seperti diketahui, Pertamax adalah jenis bahan bakar umum (JBU) yang tidak disubsidi oleh pemerintah, di mana harganya mengikuti mekanisme pasar.

Daya beli masyarakat menjadi alasan kuat pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM RON 92 tersebut. 

"Nah, Pertamax itu kan sebetulnya gak masuk di dalam yang diatur ya. Tapi saat ini kita memang memahami daya beli ya, untuk sementara ini memang masih dipertahankan. Tapi kita lihat lah perkembangannya," kata Arifin di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (27/7/2022). 

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan bahwa harga BBM di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan negara lain. Baik Pertalite maupun Pertamax saat ini dijual jauh di bawah harga keekonomian. 

"Pertalite (RON 90) saja dijual Rp7.650, Pertamax (RON 92) kita jual Rp12.500. Makanya, kita perlu mengingatkan ke masyarakat agar menggunakan BBM seefisien mungkin. Ini berdampak pada (membengkaknya) alokasi subsidi," kata Arifin. 

Editor: A.R Bacho

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut