Perusahaan Drone Militer Israel Dibobol Hacker, Data Ratusan Karyawan Dicuri

Anton Suhartono
.
Kamis, 29 September 2022 | 17:29 WIB
Perusahaan Israel Elbit America menjadi target serangan hacker (Foto: Reuters)

Elbit America tidak menyebut atau mencurigai pihak di balik peretasan tersebut. Namun seorang blogger siber keamanan, Eduard Kovacs, menyebut sebuah kelompok ransomware bernama 'Black Basta' mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Elbit Systems pada akhir Juni. Elbit System merupakan induk dari perusahaan. 

Kelompok tersebut menyertakan bukti dengan mengunggah beberapa dokumen yang dibobol di situs web mereka, termasuk informasi gaji karyawan serta dokumen rahasia lainnya.

Elbit berkantor pusat di Haifa, Israel. Bisnis utama perusahaan ini adalah drone pertahanan, meski juga bermain di bidang pengintaian dengan mengakuisisi sejumlah perusahaan. 

Hasil penyelidikan para peneliti Citizen Lab mengungkap, anak perusahaan Elbit, Cyberbit, membuat spyware yang digunakan untuk memata-matai para pembangkang Ethiopia di AS, Inggris, dan wilayah lain mulai 2016. Elbit kemudian menjual sebagian besar sahamnya di Cyberbit dan hanya menjadi pemegang minoritas sejak 2020.

Elbit juga mendapat kecaman oleh lembaga HAM atas perannya memasok perangkat untuk militer Israel. Perangkat itu digunakan sebagai senjata serangan, pengintaian, serta drone mata-mata. 

Selain militer Israel, Elbit telah menjual teknologi drone ke AS, Azerbaijan, Brasil, Inggris, Kolombia, Georgia, dan Filipina.

(*)

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Berita iNews Serpong di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini