HIKMAH JUMAT : Mi’rajnya Orang Beriman
Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh orang beriman agar dapat melakukan mi’raj. Langkah-langkah tersebut di antaranya:
Nabi Muhammad SAW bersabda: "Shalat adalah mi’rajnya orang-orang beriman."
(HR. Al-Baihaqi). Ketika seorang mukmin melaksanakan shalat dengan khusyuk, ia sedang berada dalam perjalanan menuju Allah Ta’ala. Shalat menjadi momen intim antara seorang hamba dengan Allah Ta’ala sebagai Tuhannya.
Taubat yang tulus membuka pintu bagi seorang mukmin untuk mendekatkan diri kepada Allah. Baginda Rasulullah SAW bersabda: "Setiap anak Adam adalah pendosa, dan sebaik-baik pendosa adalah mereka yang bertaubat." (HR. At-Tirmidzi).
Dzikir dan membaca Al-Qur'an adalah cara lain untuk mengangkat jiwa kita kepada Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambah-lah iman mereka (karena-Nya), dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal." (QS. Al-Anfal [8]: 2).
Mi’raj orang beriman juga berarti menjauhi segala perbuatan yang dilarang oleh Allah Ta’ala. Baginda Rasulullah SAW mengingatkan: "Seorang pezina tidak akan berzina dalam keadaan ia beriman, seorang pencuri tidak akan mencuri dalam keadaan ia beriman, dan seorang peminum khamr tidak akan meminumnya dalam keadaan ia beriman." (HR. Bukhari dan Muslim).
Ilmu yang bermanfaat adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga." (HR. Muslim).

Editor : Syahrir Rasyid