HIKMAH JUMAT : Muharram Mengetuk Pintu Hati: Masih Adakah Ruang untuk Hijrah?
Selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat, pintu taubat masih terbuka. Karena itu, ketika Muharram mengetuk pintu hati, jangan biarkan ia berlalu tanpa makna.
Sambutlah dengan muhasabah, taubat, dan tekad untuk menjadi lebih baik. Jangan hanya mengganti kalender, tetapi gantilah juga kebiasaan yang menjauhkan diri dari Allah.
Mungkin kita masih diberi kesempatan bertemu Muharram tahun ini. Namun tidak ada jaminan bahwa kita akan bertemu Muharram berikutnya. Oleh sebab itu, jangan menunggu hari esok untuk berhijrah.
Mulailah hari ini, mulai dari langkah yang paling sederhana, dan mulai dari hati yang tulus ingin kembali kepada Allah. Tak kan ada langkah yang berjuta-juta jumlahnya, jika tidak dimulai dari langkah pertama.
Oleh karena itu, jadikan Muharram ini sebagai langkah pertama bagi kita untuk kembali kepada Allah. Memperbaiki hidup dan kehidupan sesuai dengan tuntunan dan ajaran Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tauladan terbaik dari Baginda Rasulullah SAW.
Semoga Muharram kali ini menjadi titik balik kehidupan kita. Menjadi awal hijrah yang sesungguhnya, hijrah dari dosa menuju taubat, dari kelalaian menuju ketaatan, dan dari cinta dunia yang berlebihan menuju kerinduan akan surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. (*)

Wallahu a’lam bish-shawab.
Editor : Syahrir Rasyid