Menperin Sarmuji: Kebijakan Tembakau Tak Bisa dari Satu Perspektif, Tenaga Kerja Harus Diperhatikan
JAKARTA, iNewsSerpong.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa kebijakan terkait industri hasil tembakau tidak dapat dilihat hanya dari satu sudut pandang, termasuk sisi kesehatan semata, mengingat banyaknya tenaga kerja yang menggantungkan hidup pada sektor ini.
Oleh karena itu, ia mendorong pentingnya penyamaan persepsi di antara seluruh pemangku kepentingan dalam pembahasan aturan turunan PP 28 tentang Kesehatan.
Aturan turunan tersebut memuat sejumlah regulasi krusial, mulai dari standardisasi kemasan hingga wacana pelarangan beberapa bahan tambahan. Sektor industri ini sendiri bersinggungan langsung dengan berbagai kementerian serta kebijakan sektoral lainnya.
"Saya dan Kementerian Perindustrian tidak bisa memaksakan satu perspektif saja. Karena ada perspektif lain, misalkan perspektif kesehatan, yang juga harus kita lihat sama-sama secara menyeluruh," ujar Sarmuji.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar